Kantor keluarga Stanley Druckenmiller menggelontorkan US$125,6 juta ke saham-saham Bitcoin miner pada kuartal lalu. Mereka menjual saham-saham chip AI Amerika besar seperti Broadcom, Intel, dan Micron Technology demi memberi ruang untuk BTC.
Druckenmiller terkenal karena berinvestasi tanpa pernah mengalami kerugian selama lebih dari 30 tahun berturut-turut. Rata-rata imbal hasil tahunannya sebesar 30%. Pada krisis mata uang tahun 1992, ia membantu George Soros meraup sekitar US$1 miliar dengan bertaruh melawan pound Inggris.
Itulah sebabnya Wall Street masih memantau apa saja yang dibeli Druckenmiller.
Memahami Taruhan Bitcoin US$125 Juta dari Druckenmiller
Duquesne Family Office mencatat empat kepemilikan baru itu pada 14 Agustus. Pengungkapan tersebut muncul dalam Form 13F, yaitu laporan kuartalan yang wajib dilaporkan investor besar ke regulator. Laporan ini mencatat apa saja kepemilikannya per 30 Juni.
Bitdeer Technologies menjadi yang terbesar dengan nilai US$64,7 juta. Hut 8 menyusul dengan US$36,3 juta, lalu Riot Platforms US$20,7 juta, dan IREN US$4 juta.
Total tersebut memang kecil, yakni sekitar 2,4% dari portofolio senilai US$5,21 miliar.
Meskipun begitu, ini tetap mencerminkan perubahan pandangan. Pada Oktober 2023, Druckenmiller menyatakan ia tidak memiliki Bitcoin sama sekali, dan menambahkan bahwa seharusnya punya. Dulu ia pernah memegang BTC, lalu menjualnya. Kini ia kembali lagi, meskipun melalui jalur sideways, yaitu lewat saham miner.
Mengapa Memilih Miner, Bukan Bitcoin
Ia melewati Bitcoin (BTC) itu sendiri maupun exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot, dan memilih membeli listrik secara tidak langsung. Menyambung jaringan listrik baru bisa memakan waktu bertahun-tahun. Para miner sudah mengamankan listrik murah selama satu dekade. Kini, perusahaan AI ingin mengambil kapasitas listrik tersebut, tapi tidak bisa menunggu membangun jaringan listrik sendiri.
Bitdeer menjadi contoh, sebab mereka menambang 2.694 BTC pada kuartal lalu. Bitdeer juga melakukan perjanjian sewa senilai US$4,7 miliar selama 16 tahun dengan Volta. Kesepakatan ini mencakup lokasi di Norwegia yang menjalankan chip Nvidia untuk laboratorium AI. Peralihan data center Riot meniru model tersebut.
Druckenmiller sendiri sebenarnya tidak benar-benar meninggalkan AI. Ia justru meningkatkan kepemilikan Taiwan Semiconductor dari US$167,4 juta menjadi US$281,6 juta. Ia juga membuka kepemilikan baru di Advanced Micro Devices, Lam Research, Equinix, dan Alphabet.
Taruhan Bitcoin dari Investor Paling Untung Ini Turun 24%
Sejauh ini, strategi tersebut belum berhasil. Keempat saham Bitcoin miner tadi semuanya turun sejak 30 Juni. Bitdeer jatuh 25,5%, Hut 8 anjlok 24,4%, Riot turun 24,3%, dan IREN terkoreksi 10%.
Nilai saham yang sama saat ini tinggal sekitar US$94,9 juta. Itu berarti kerugian di atas kertas sekitar US$30,7 juta. Di sisi lain, harga Bitcoin justru bergerak naik. Sejak akhir Juni, harganya melonjak sekitar 33%, dari kisaran US$58.600 hingga di atas US$81.000 pada waktu publikasi.
Strategi “bridge trade” ini akhirnya kalah dari performa aset yang ingin ditiru. MARA dan CleanSpark juga mencetak kerugian besar di kuartal yang sama akibat tekanan serupa di sektor miner.
Masih ada satu catatan penting. Form 13F hanyalah snapshot, bukan data real time. Bisa saja Druckenmiller sudah menambah atau bahkan menjual seluruh sahamnya setelah 30 Juni. Laporan berikutnya akan terbit pada bulan November.









