Strategy, yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy, menambah 950 Bitcoin (BTC) selama satu pekan hingga 20 September dan juga membeli kembali saham preferennya sendiri senilai US$174 juta pada periode yang sama. Total kepemilikannya kini mencapai 846.000 BTC.
Pembelian ini mengakhiri jeda akumulasi selama dua minggu. Dengan harga bitcoin US$81.200 yang digunakan Strategy dalam pengajuan pada hari Senin, 950 koin tersebut bernilai sekitar US$77 juta.
Perbandingan Pembelian Bitcoin Strategy Dengan Bulan Agustus
Akuisisi sebelumnya terjadi pada 31 Agustus, saat perusahaan mengakhiri jeda 10 minggu dengan membeli 4.603 BTC senilai US$369,7 juta dengan rata-rata US$80.318 per koin. Jika dilihat dari sisi dolar, pembelian minggu lalu sekitar 79% lebih kecil.
Executive Chairman Michael Saylor memberikan petunjuk tentang pembelian ini pada hari Minggu lewat unggahan yang berbunyi “A little more orange.”
Bitcoin sejak itu pun naik melewati level harga yang digunakan Strategy dalam perhitungannya. Aset diperdagangkan dekat US$85.020 pada hari Senin, naik hampir 6% dalam 24 jam terakhir.
Mengapa Pembelian Kembali Saham Preferen Lebih Mahal Dari Bitcoin
US$174 juta tersebut digunakan untuk membeli Variable Rate Series A Perpetual Stretch Preferred Stock (STRC), yaitu jenis saham yang terdaftar di Nasdaq dan didesain untuk diperdagangkan mendekati US$100. Jumlah itu bahkan lebih dari dua kali lipat biaya pembelian bitcoinnya.
Strategy mulai membeli kembali STRC pada akhir Juli dengan rata-rata harga US$86,52 per lembar. Saham ini ditutup di US$98,51 pada hari Jumat. Chief Executive Phong Le pun memaparkan alasan di balik program ini saat program tersebut diluncurkan.
“Pada harga di bawah US$100 per saham, pembelian kembali STRC menjadi alokasi modal yang menarik karena dapat mengurangi kewajiban dividen preferen di masa depan dengan diskon.”
Pembelian kembali tersebut dananya berasal dari penjualan saham biasa dan potensi penjualan bitcoin, bukan dari kas perusahaan yang pada 20 September tercatat senilai US$6,09 miliar. Struktur ini lahir dari Digital Credit Capital Framework yang Strategy tetapkan pada bulan Juni.
BeInCrypto menyoroti pergerakan STRC mendekati nilai par di bulan Agustus sebagai salah satu syarat pembelian bitcoin dapat kembali dimulai. Memang pembelian kembali terjadi, meski dengan skala lebih kecil dari sebelumnya.
Saham biasa MSTR diperdagangkan di angka 0,88 kali dari nilai bitcoin yang mereka miliki, menurut BitcoinTreasuries. Pengajuan pada hari Senin depan akan menunjukkan apakah pembelian 950 koin menjadi batas bawah atau kecepatan baru akumulasi mereka.
Rival Yang Lebih Kecil Justru Memborong Lebih Banyak Bitcoin di Pekan Yang Sama
Strive, perusahaan treasury Bitcoin yang ukurannya jauh lebih kecil dari Strategy, ternyata membeli lebih banyak BTC di periode yang sama. Mereka mengakuisisi 1.355 BTC dari tanggal 14 hingga 18 September dengan harga rata-rata US$79.475 per koin. Kepemilikan Strive pun menjadi 26.355 BTC, atau sekitar 3% dari cadangan milik Strategy.
Chief Executive Matt Cole menaksir total pembelian itu senilai US$107,7 juta.
Dia menyampaikan bahwa eksekusi waran sudah dimulai sejak pekan lalu dan menghasilkan dana bruto sebesar US$21,2 juta. Cole juga menjelaskan bahwa 57,7% dari total modal yang terkumpul Strive berasal dari SATA, saham preferen variabel tanpa jatuh tempo, yang strukturnya mirip dengan STRC milik Strategy. Strive melaporkan kerugian di atas kertas senilai US$292 juta pada kepemilikan bitcoinnya di bulan Agustus.









