Jumlah holder aset tokenisasi terdistribusi mencapai rekor tertinggi sebanyak 3,67 juta, menurut pelacak aset dunia nyata RWA.xyz.
Tokenisasi saham menjadi penyumbang utama. Kategori ini mencakup 80,58% dari seluruh holder aset terdistribusi, sehingga semua kategori lain tertinggal jauh di belakang.
Saham Jauh Unggul Dibanding Kelas Aset Tokenisasi Lain
Saham menyumbang 2,96 juta dari total holder. Komoditas berada di posisi kedua dengan jumlah sekitar 332.000, diikuti kredit berbasis aset sekitar 91.000, dan strategi aktif sekitar 81.000 holder.
Surat utang AS memiliki hampir 73.000 holder walaupun nilai sektornya terbesar. Real estate berjumlah sekitar 15.000, dan modal ventura kurang dari 1.500 holder.
Ikuti kami di X untuk mendapat berita terbaru setiap saat
Jarak ini menunjukkan betapa pesatnya tokenisasi ekuitas berkembang sejak platform mulai menghadirkan listing saham blue-chip ke onchain. Sekarang, saham tokenisasi sendiri mencakup 5.246 aset individual dengan nilai US$2,89 miliar, naik 14,03% dalam 30 hari.
Secara keseluruhan, nilai aset yang terwakili di semua aset tokenisasi mencapai US$386,92 miliar, tumbuh 3,63% selama sebulan terakhir. Nilai terdistribusi naik jauh lebih lambat, hanya naik 1,54% menjadi US$39,15 miliar.
Basis Makin Luas, Aktivitas Trading Menurun
Pertumbuhan jumlah holder terjadi berbarengan dengan penurunan aktivitas. Jumlah pemegang saham tokenisasi melonjak 159,31% dalam 30 hari, namun volume transfer bulanan justru turun 50,96% menjadi US$13,14 miliar.
Jumlah alamat aktif bulanan juga turun 48,36% hingga mencapai 760.339 dalam periode yang sama. Semakin banyak orang menyimpan token ini, tapi semakin sedikit yang bersedia untuk memperdagangkannya.
Penurunan ini juga terasa di platform decentralized exchange. Volume perpetual aset dunia nyata mengalami penurunan sebesar 13,5% menjadi US$122 miliar pada bulan Agustus, padahal di Juli sempat mencetak rekor US$141 miliar.
Ondo memimpin platform dari segi nilai dengan US$860 juta, di atas xStocks yang mencapai US$631,2 juta serta bStocks di angka US$627,5 juta. Robinhood mengelola US$133,2 juta di 189 aset, sementara CEO-nya giat memperjuangkan akses saham tokenisasi untuk pasar AS.
Pertanyaan yang muncul adalah apakah basis holder yang semakin luas ini bisa kembali mendorong volume trading di minggu-minggu mendatang.
Langganan saluran YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin industri dan jurnalis memberikan insight ahli









