Arthur Hayes Sebut Penurunan EUR/JPY Bisa Picu Lonjakan Likuiditas Kripto

  • Arthur Hayes mengatakan EUR/JPY bisa turun dari 185 menjadi di bawah 140 pada 2027.
  • Departemen Keuangan AS menjual euro untuk membantu mendanai penyelamatan yen pada bulan Juli.
  • Hayes mengaitkan langkah tersebut dengan pencetakan uang baru The Fed yang bisa mengangkat aset kripto.
Promo

Arthur Hayes mengatakan penurunan EUR/JPY bisa membuka gelombang likuiditas baru ke aset kripto. Ia berpendapat bahwa pergerakan mata uang tersebut menandakan lebih banyak pencetakan dolar oleh Federal Reserve.

Kepala investasi Maelstrom ini memprediksi EUR/JPY akan turun dari sekitar 185 menjadi di bawah 140 pada Juni 2027. Ia mengaitkan pergerakan ini dengan strategi mata uang Menteri Keuangan AS, Scott Bessent.

Mengapa EUR/JPY Menjadi Indikator Likuiditas Kripto Versi Hayes

Pada Juli, The Fed New York menjual euro untuk membantu penyelamatan yen Jepang. Mereka menggunakan Exchange Stabilization Fund (ESF) milik Treasury, bukan menggunakan dolar.

Hayes berpendapat bahwa langkah ini menjadi gambaran pola yang lebih besar. Sekutu memperoleh likuiditas dolar meski Fed tidak resmi menambah neraca keuangannya.

Grafik EUR/JPY pada 183,86, turun 0,04% per 3 Sep 2026.
EUR/JPY diperdagangkan pada 183,86, turun 0,04% dalam sehari, per 3 Sep 2026. Sumber gambar: TradingView
Disponsori
Disponsori

Senator Elizabeth Warren sudah meminta Bessent untuk menjelaskan alasan penggunaan ESF. Ia belum mengungkapkan jumlah dana yang digunakan secara keseluruhan.

Hayes juga menyoroti meningkatnya penggunaan pasar repo oleh Fed untuk menopang permintaan atas Treasury. Dinamika repo yang mirip juga jadi fondasi analisis BeInCrypto yang mengaitkan program pembelian kembali Bessent dengan perhitungan Bitcoin US$224.000.

Maelstrom, kantor keluarga miliknya, memegang Bitcoin (BTC) sebagai posisi long struktural terlepas dari fluktuasi jangka pendek.

Pemicu Politik di Prancis

Prediksi EUR/JPY Hayes juga didasari oleh situasi di Prancis. Ia memaparkan dalam newsletter terbarunya bahwa melebar-nya yield obligasi dan rapuhnya perbankan di sana bisa memaksa Banque de France melakukan stimulus tidak resmi, apalagi menjelang Pilpres Prancis 2027.

Skenario itu merupakan kerangka pikir versi Hayes sendiri, bukan kebijakan yang sudah diumumkan. Tidak ada pejabat bank sentral Prancis maupun Eropa yang memberi sinyal ke arah tersebut.

Ia juga menyebut selisih yield obligasi Prancis dan Jerman yang makin melebar. Menurutnya, selisih tersebut hampir setinggi masa krisis euro 2011.

Meski begitu, Hayes menyebut tekanan terhadap perbankan Prancis bisa membuat peran mereka di pasar pendanaan jangka pendek berkurang. Ia berpendapat kondisi tersebut akan menarik The Fed lebih dalam lagi ke pembelian repo untuk menjaga pasar Treasury tetap berjalan.

Hayes menyebut lemahnya EUR/JPY sebagai tanda peringatan tercepat bahwa likuiditas sedang meningkat.

Apakah euro akan bergerak sesuai waktu yang diperkirakan Hayes masih belum pasti dan sifatnya spekulatif. Jika EUR/JPY terus melemah hingga pemilu Prancis tahun depan, itu bisa menjadi tandanya.

Trader aset kripto bisa saja nantinya justru memantau pergerakan pasangan mata uang ketimbang arus ETF untuk melihat sinyal likuiditas berikutnya.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori