Para Pemilik Asing di Balik Bank Stablecoin US$4 Miliar Trump

  • Eric Trump menandatangani janji untuk tidak mempengaruhi bank stablecoin baru keluarganya.
  • Sebuah entitas yang terkait dengan UEA memiliki 49% saham di perusahaan induk bank tersebut, menurut laporan WSJ.
  • Regulator menetapkan batas modal minimal US$20 juta di balik aset kripto senilai US$4 miliar.
Promo

Eric Trump menandatangani janji untuk tidak ikut campur dengan bank stablecoin baru keluarganya. Seorang manajer dari entitas Abu Dhabi yang disebut-sebut memiliki kepemilikan terbesar di bank ini juga menandatangani janji serupa.

Janji-janji ini disebut komitmen pasif, dan regulator menggunakannya agar pemilik besar tidak mengendalikan bank yang seharusnya tidak mereka jalankan.

Siapa Pemilik Sebenarnya Trump Stablecoin Bank

Office of the Comptroller of the Currency (OCC) menerbitkan izin bank nasional. Pada 14 Agustus, OCC memberikan izin kepada World Liberty Trust Company untuk menerbitkan dan menebus USD1.

Disponsori
Disponsori

Bank ini dimiliki oleh perusahaan Delaware bernama WLTC Holdings. Pembagian sahamnya meniru pembagian di World Liberty Financial, yaitu proyek aset kripto keluarga Trump yang mengusung stablecoin ini.

Sebuah entitas yang terafiliasi dengan Sheikh Tahnoon bin Zayed al Nahyan memiliki 49% saham, menurut Wall Street Journal. Sementara itu, entitas keluarga Trump memegang 38% saham.

Besaran persentase itu tidak muncul dalam keputusan OCC yang dapat diakses publik. Regulator tidak pernah mencantumkan persentase kepemilikan tersebut. Kedua angka itu hanya berasal dari orang-orang yang mengetahui langsung kasus ini.

Tahnoon memimpin layanan keamanan nasional Uni Emirat Arab dan dia adalah saudara dari presiden negara tersebut. Pada Januari 2025, investor yang terkait dengannya menanamkan investasi sebesar US$500 juta di World Liberty. Transaksi ini selesai empat hari sebelum pelantikan presiden.

Cadangan US$20 Juta untuk Koin Senilai US$4 Miliar

OCC menetapkan modal minimum bank ini di “paling sedikit US$20 juta dalam modal inti (tier 1)”. Setengah dari dana itu harus berada di aset cair.

USD1 nilainya jauh lebih besar, dengan koin ini menjaga patokan ke dolar AS di harga US$0,9997. Nilai pasar USD1 mendekati US$4,1 miliar, berada di posisi ke-24 di antara seluruh aset kripto, menurut data BeInCrypto.

Performa Harga USD1. Sumber: BeInCrypto
Performa Harga USD1 | Sumber: BeInCrypto
Disponsori
Disponsori

Modal tersebut bukan penopang utama nilai stablecoin, karena cadanganlah yang menanggung nilai USD1. Walaupun begitu, kekhawatiran tetap muncul karena bank hanya memiliki sekitar US$1 modal untuk setiap US$205 USD1 yang beredar.

Letak uang sesungguhnya ada di cadangan. Surat utang pemerintah AS tenor tiga bulan menawarkan imbal hasil 3,79% pada 26 Agustus, menurut data suku bunga Treasury. Dengan persentase itu, US$4,1 miliar bisa menghasilkan sekitar US$155 juta per tahun.

World Liberty memperkirakan pendapatan US$150 juta per tahun, dan perhitungan yang ada justru menunjukkan angka itu masih cukup konservatif.

Saat ini, BitGo yang menerbitkan USD1 dan mengambil sebagian dari bunga hasil cadangan. Bank baru ini berencana mengambil alih pengelolaan cadangan tersebut. Dengan begitu, seluruh penerimaan imbal hasil akan masuk sepenuhnya ke bank.

Di sisi lain, ada satu hal penting untuk para holder. Stablecoin bukanlah simpanan, sehingga USD1 tidak mendapat jaminan dari Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC).

Janji yang Menggantikan Perseteruan

OCC mengumpulkan komitmen pasif dari tiga entitas berikut:

  • DT Marks SC LLC, ditandatangani oleh Eric F. Trump sebagai presiden.
  • StringZ Holding RSC, ditandatangani oleh Hamad Khlfan Ali Matar Alshamsi, mantan direktur perusahaan artificial intelligence Tahnoon yaitu G42.
  • AMGUS LLC, ditandatangani oleh co-founder Zachary Folkman.

Masing-masing berjanji tidak akan mengambil kursi dewan dan tidak mempengaruhi pembagian dividen, harga, perekrutan pegawai, ataupun operasional bank. Setiap kepemilikan suara di atas 9,9% akan dialihkan ke manajemen secara proksi.

Setelahnya, ada satu baris kalimat yang menjadi inti dari persetujuan ini.

“Meskipun para investor tersebut tidak dianggap sebagai pemegang saham utama Bank, OCC menerima komitmen pasif dari beberapa investor World Liberty Financial di dalam maupun luar negeri,” terang Office of the Comptroller of the Currency melalui Corporate Decision #1385.

Jadi, OCC mengambil janji dari investor yang secara formal tidak mereka tetapkan sebagai pemilik utama. The Journal menyebut ini adalah kali kedua permintaan janji seperti itu muncul sejak Trump kembali menjabat. Perhitungan ini berasal dari telaah mereka sendiri, bukan data resmi yang dipublikasikan.

Mengapa Demokrat Menyebut Ini Masalah Keamanan

Senator Elizabeth Warren telah mendesak Comptroller Jonathan Gould untuk menunda proses peninjauan izin sampai presiden melepas kepemilikannya.

“setiap hubungan keuangan antara Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan dengan pemohon izin bank nasional, terutama yang dimiliki oleh Presiden, seharusnya langsung menjadi alasan diskualifikasi mengingat kekhawatiran terhadap keamanan nasional,” papar Elizabeth Warren, Senator AS dalam surat untuk OCC.

Washington sedang mempertimbangkan akses UEA ke chip Amerika canggih, sementara G42 masih menunggu pasokan. Para Senator Demokrat sudah menuntut sidang kongres.

World Liberty menuturkan bahwa staf OCC profesional telah meninjau aplikasi tersebut. Kabarnya, Gedung Putih membantah ada konflik kepentingan.

Bank tersebut belum bisa beroperasi. Tetapi, mereka hanya punya waktu 12 bulan untuk mengumpulkan modal, serta 18 bulan sejak 14 Agustus untuk memulai bisnis.

Masih ada satu ujian terakhir antara izin dan peluncuran bank. Pertanyaan utamanya adalah apakah ujian itu hanya menguji siapa pemilik bank, atau hanya menilai dokumen yang menyatakan mereka akan tetap diam.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori