Terkait topik iniDewan Intelijen Pasar

SEC Setujui Sistem Voting Ritel Baru Tesla. Apa yang Berubah untuk Investor?

  • SEC menyetujui sistem voting ritel Tesla melalui surat no-action.
  • Investor dapat mengatur instruksi pemungutan suara tetap untuk rapat pemegang saham di masa depan.
  • Pemegang saham dapat membatalkan atau mengubah pilihan suara mereka kapan saja tanpa biaya.
Promo

Investor kecil Tesla kini bisa mendaftar sekali saja agar saham mereka selalu mengikuti suara dewan dalam setiap rapat pemegang saham.

SEC telah menyetujui rencana ini pada hari Selasa. CEO Robinhood menyebutnya sebagai bentuk kepemilikan yang seharusnya. Di sisi lain, pejabat New York City menilai program ExxonMobil yang menjadi dasar model ini ibarat memberikan “cek kosong”.

Mengapa Tesla Ingin Investor Kecil Ikut Memilih

Kebanyakan pemegang saham kecil memang tidak pernah ikut memilih. Berdasarkan data Broadridge yang dikutip dalam permintaan Tesla, pada tahun 2025 investor ritel hanya menggunakan 28% hak suaranya. Sementara itu, institusi memilih sebesar 76,6% dari saham yang mereka pegang.

Perbedaan ini sangat berdampak pada biaya. Tesla mengungkapkan bahwa mereka sudah menghabiskan lebih dari US$2.000.000 untuk membayar perusahaan jasa proxy, yaitu pihak yang bertugas mengejar suara pemegang saham, dalam dua rapat umum tahunan terakhir.

Setiap suara sangat berpengaruh, apalagi setelah dana kekayaan negara Norwegia dua kali menolak paket gaji Musk.

Disponsori
Disponsori

Cara Kerja Sistem Suara Otomatis

Penyetujuan keluar dalam bentuk surat no-action. Artinya, staf SEC berjanji tidak akan merekomendasikan penindakan, asalkan Tesla menjalankan program sesuai rencana.

Investor bisa memilih ikut serta. Kalau ikut, saham mereka akan mengikuti saran dewan pada setiap rapat. Mereka tetap akan menerima semua paket bahan pemilihan.

Mereka bisa membatalkan suara secara individu atau berhenti kapan saja, tanpa biaya. Tesla diwajibkan mengirim pengingat tahunan. Investor juga diperbolehkan untuk tidak mengikuti suara otomatis dalam pemilihan dewan yang diperebutkan atau aksi korporasi seperti merger.

Robinhood Mendukung, Kritikus Tetap Menolak

CEO Robinhood, Vlad Tenev, menyatakan bahwa perusahaannya bekerja sama dengan Tesla dalam program ini.

“Inilah bentuk kepemilikan yang seharusnya. Jika jutaan orang memiliki saham di perusahaan publik, mereka seharusnya bisa lebih mudah untuk memberikan suara atas saham mereka,” tulisnya.

Brandon Ehrhart, General Counsel Tesla, menulis bahwa investor ritel “seharusnya bisa didengar,” sebuah pendapat yang juga disukai Elon Musk, jika melihat balasan singkat dari dirinya.

Sekarang, semua perusahaan lain pun bisa meniru model ini. ExxonMobil menjadi yang pertama menjalankan model ini setelah mendapatkan surat persetujuan dari SEC pada September 2025, dan telah melibatkan lebih dari 100.000 pemegang saham hingga Maret 2026.

Meski begitu, tidak semua pihak setuju. Mark Levine, Comptroller New York City, menyebut versi Exxon sebagai “cek kosong untuk rekomendasi dewan” dalam dokumen bulan Mei 2026. Ia berpendapat bahwa investor berhak mendapat opsi lain, bukan sekadar mendukung otomatis keputusan manajemen.

Pendaftaran program dari Tesla ini belum tercantum tanggal pelaksanaannya.

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori