Terkait topik iniLaporan Pembayaran Agen AI

Mengapa OpenAI Turunkan Harga Beberapa Minggu sebelum Anthropic Melantai di Bursa

  • OpenAI menurunkan target valuasi pendanaan menjadi US$1,25 triliun.
  • Klien kaya Morgan Stanley menunjukkan permintaan yang lebih lemah dibandingkan putaran OpenAI sebelumnya.
  • Beberapa investor lebih memilih melihat harga IPO Anthropic sebelum mendukung OpenAI.
Promo

OpenAI menurunkan target valuasi untuk putaran pendanaan terbarunya menjadi US$1,25 triliun, lapor Financial Times. Angka ini di bawah harga US$1,4 triliun yang didengar investor awal bulan ini.

Angka baru ini tetap akan membuat valuasi OpenAI naik hampir 50% dari valuasi US$852 miliar pada Maret lalu. Investor punya waktu sampai 30 Oktober untuk berkomitmen.

Disponsori
Disponsori

Mengapa Proposal US$1,4 Triliun dari OpenAI Sepi Peminat?

Morgan Stanley dan dana teknologi Dragoneer membawa putaran ini ke klien bank swasta. Mereka memasarkan valuasi pra-pendanaan US$1,4 triliun, berdasarkan dokumen yang dilihat FT.

Beberapa orang yang dekat dengan proses ini mengatakan permintaan kali ini lebih rendah dibanding putaran OpenAI sebelumnya.

“Tidak ada permintaan luar biasa sama sekali. Pada putaran sebelumnya [OpenAI] selalu ramai. Kali ini terasa sepi,” ujar salah satu narasumber yang mengetahui detail kesepakatan tersebut.

Beberapa di antara mereka juga menyebut investor merasa “mual” setelah berinvestasi di putaran sebelumnya. OpenAI berhasil mengumpulkan US$40 miliar pada Maret 2025 dan mencatat rekor US$122 miliar pada Maret tahun ini.

Coatue dan dana dari Uni Emirat Arab tengah dalam pembicaraan untuk memimpin putaran baru ini, ungkap salah satu sumber kepada FT. CNBC, yang melaporkan angka US$1,25 triliun pada hari Kamis, menyebut angka itu sebagai valuasi pra-pendanaan. Dengan begitu, target baru turun sekitar US$150 miliar dari proposal sebelumnya.

Disponsori
Disponsori

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung

Mengapa Sejumlah Investor Memilih Menunggu Anthropic Terlebih Dahulu

Menariknya, sejumlah investor memberikan alasan berbeda kepada FT untuk menahan diri. Mereka lebih memilih melihat berapa harga IPO Anthropic, yang diperkirakan digelar pada pertengahan November, sebelum berinvestasi di OpenAI.

Valuasi Anthropic sendiri juga sudah turun. Beberapa investor membahas valuasi US$1,5 triliun untuk penawaran saham publik tersebut, di bawah target sebelumnya US$2 triliun, setelah pertumbuhan kuartal ketiga melambat.

Dari angka yang dilaporkan, jarak valuasi antara kedua laboratorium AI itu kini melebar menjadi sekitar US$250 miliar. Awal pekan ini, selisihnya masih sekitar US$100 miliar.

OpenAI mengincar US$30 miliar sebagai “jembatan” menuju IPO mereka sendiri, yang kemungkinan berlangsung pada paruh pertama tahun 2027. CEO Sam Altman telah menepis rencana IPO di 2026 bulan lalu, dengan alasan keamanan.

Mengapa Pasar Saham Global Memantau Kedua Laboratorium Ini

Penurunan target ini terjadi ketika saham teknologi AS mengalami penurunan karena kekhawatiran terkait belanja AI yang dibiayai utang. Saham produsen chip kehilangan US$2 triliun dalam 8 hari perdagangan bulan ini.

Jimmy Chang dari Rockefeller Global Family Office menuturkan ketidakpastian seputar kedua IPO tersebut menekan saham AS. Kantor Chang sendiri punya eksposur ke kedua laboratorium ini.

“Pasar membutuhkan IPO yang sukses. Perusahaan-perusahaan ini butuh pendanaan,” papar Chang.

OpenAI mungkin akan meraup dana kurang dari US$30 miliar, tergantung minat investor. Batas waktu 30 Oktober akan menunjukkan seberapa besar permintaan di angka US$1,25 triliun sebelum Anthropic menetapkan harga publiknya.

Langganan kanal YouTube kami untuk melihat para pemimpin dan jurnalis berbagi wawasan pakar

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori