Terkait topik iniDewan Intelijen Pasar

Exchange Kripto Ingin Transaksi Saham Anda Berikutnya di 2027

Di LBank, trader bisa mengambil posisi pada Nvidia tanpa harus membeli sahamnya. Mereka bisa mengikuti pergerakan chipmaker itu lewat instrumen yang terhubung dengan saham di dalam platform yang sudah biasa mereka pakai untuk aset kripto.

Ini adalah salah satu contoh bagaimana exchange memperluas penawarannya menjelang 2027. Dalam wawancara dengan BeInCrypto, Kaia Wong, Wakil Presiden Marketing & Kemitraan LBank, menjelaskan upaya mereka untuk mengikuti para trader ke pasar-pasar baru—dan menjaga mereka tetap aktif setelah hadiah promosi habis.

Mengapa Trader Kripto Melirik Wall Street

Kaia menerangkan bahwa cerita-cerita tentang AI dan kebijakan ekonomi menarik para pelanggan ke “peluang di luar kripto.” Mereka ingin melakukan trading atas perkembangan tersebut lewat platform yang sudah mereka kenal.

Menurut Kaia, LBank menawarkan lebih dari 250 pasangan trading untuk saham dan komoditas, sedangkan puncak volume harian untuk produk keuangan tradisionalnya melebihi US$3 miliar.

Pasar yang lebih luas juga terus bertumbuh. Nilai tokenized stocks di on-chain kini mencapai sekitar US$3,17 miliar, naik 395% dalam setahun terakhir. Angka ini mengukur nilai outstanding, yaitu metrik yang berbeda dari volume trading.

Beli Nvidia Tanpa Harus Memiliki Nvidia

Apa yang sebenarnya dibeli seseorang perlu diperhatikan lebih dalam.

“Mereka punya instrumen yang terhubung dengan saham.” Itu jawaban Kaia saat ditanya soal produk Nvidia milik LBank. Produk ini memberikan eksposur ke harga saham tanpa kepemilikan langsung pada sahamnya.

Produk serupa kini menyebar di berbagai exchange lainnya.

Pengaturan seperti ini memungkinkan pelanggan menyampaikan pandangan terhadap prospek sebuah perusahaan. Tapi, kode saham yang sudah dikenal, bisa saja mewakili investasi berbeda dari ekspektasi investor saham tradisional.

Mengapa Platform Trading Mengusung Wajah yang Familiar

Berbagai produk tetap harus mencari audiensnya sendiri. LBank mencoba mendapatkan audiens melalui kerja sama dengan brand budaya populer, termasuk Nobody Sausage dan Pudgy Penguins.

Kaia menyampaikan, “Kami berupaya memberikan trading suara dan wajah” di pasar yang produknya banyak yang mirip. Karakter yang sudah akrab bisa membuat sebuah platform terasa lebih mudah didekati, tutur dia.

Kolaborasi LBank bersama Pudgy Penguins pada bulan Agustus melibatkan kampanye 500.000 USDT. Strategi branding ini dipadukan dengan taktik exchange yang lebih umum: memberi insentif agar orang mulai trading.

Apa yang Terjadi Setelah Hadiah Berhenti?

Kaia Wong menetapkan batasan tentang apa yang bisa dicapai oleh insentif-insentif itu.

Hadiah memang bisa mendorong trading pertama kali, ucap dia, tapi “tidak membantu menciptakan volume jangka panjang”.

Dia menilai, pelanggan akan kembali kalau exchange menyajikan pasar yang mereka pedulikan dan pengalaman trading yang bisa diandalkan. Penambahan eksposur saham memberi mereka yang tertarik pada perusahaan AI alasan tambahan untuk tetap membuka aplikasi yang sama.

Menurut Kaia, “retensi justru merupakan kunci dari performa kami”.

Wawancara ini tidak memberikan angka tentang retensi. Tapi, strategi itu menjelaskan alasan mengapa sebuah exchange terus memperluas produknya bahkan setelah berhasil menarik jutaan pendaftar.

Blockchain Terkenal Pun Tetap Butuh Cek Token

Pencarian pasar baru juga membawa exchange ke ekosistem blockchain yang sedang tumbuh. Robinhood merilis mainnet publiknya pada Juli, dan LBank telah membuat zona khusus untuk token yang terhubung pada jaringan tersebut.

Kaia menjelaskan, “kami menilai setiap token secara individual”. Ia memaparkan proses pengecekan terhadap kualitas dan keterbukaan proyek, serta meneliti jumlah holder dan likuiditas yang tersedia.

Kaia juga menegaskan perbedaan penting: Nama Robinhood pada chain itu tidak berarti Robinhood menyetujui semua token yang dibangun di sana. Bagi pembeli, platform tempat aset berada dan organisasi yang bertanggung jawab atas aset tersebut bisa saja berbeda.

Penelitian BeInCrypto
Penelitian BeInCrypto

Bisa Jual di Harga yang Tertera di Layar?

Bagi yang membeli token baru, kemampuan untuk menjual sama pentingnya dengan harga beli awal.

Penting untuk melihat order beli yang tersedia. Jika order di sekitar harga yang tertera sangat sedikit, order jual bisa terjadi di posisi yang lebih rendah pada order book, sehingga penjual menerima hasil lebih rendah dari ekspektasi.

Kaia menilai, exchange sebaiknya menghadirkan “informasi transparan serta aturan pencocokan order (matching) yang konsisten”.

“Itu adalah langkah-langkah yang memperlihatkan bagaimana pasar kami melayani pengguna lebih dari sekadar headline volume trading.”

Hal ini membuat eksekusi order menjadi bagian penting dari cerita ekspansi yang lebih besar. Semakin banyak token yang listing, pengguna juga semakin banyak pilihan; tapi tingkat likuiditas tiap token menentukan seberapa mudah trading bisa dilakukan.

Apa Sebenarnya Makna “100x”?

Promosi “100x gems” milik LBank menimbulkan satu pertanyaan: bagaimana seharusnya pengguna menafsirkan potensi keuntungan luar biasa?

Kaia menjelaskan istilah tersebut hanyalah hasil headline atau hasil historis, “bukan janji hasil rata-rata”. Ia juga mengakui, “banyak token yang tidak mengalami perjalanan yang sama dalam jangka waktu tertentu”.

Jawabannya perlu konteks soal volatilitas pada tahap awal dan sulitnya menjual ketika likuiditas berubah.

Konteks ini sangat penting karena kenaikan terbesar sebuah token tidak banyak bicara soal berapa keuntungan yang didapat pelanggan biasa. Hasilnya ditentukan oleh harga beli mereka dan kapan mereka keluar.

Untuk Siapa Exchange Ini Dibangun?

Pembicaraan diakhiri dengan tema ulang tahun kesebelas LBank, “Come as you are”, beserta beragam orang yang ingin mereka layani lewat exchange ini.

Kaia berpendapat bahwa platform seringkali lebih cocok untuk trader berpengalaman.

“Tanggung jawab kami adalah bertemu pengguna di mana pun mereka berada dan membantu mereka maju dengan ritme mereka sendiri.”

Tanggung jawab itu makin besar seiring menu trading yang semakin luas. Seseorang yang nyaman membeli Bitcoin, mungkin butuh penjelasan berbeda sebelum mengambil posisi di Nvidia.

Menuju 2027, pelanggan pasti memerlukan penjelasan-penjelasan itu pada saat pembelian, terutama ketika kode saham yang sudah dikenal ternyata berisi kontrak yang belum mereka pahami.

Penyangkalan

Wawancara ini merupakan konten editorial yang diproduksi secara independen oleh BeInCrypto. Pandangan, klaim, dan prediksi yang disampaikan sepenuhnya merupakan pandangan narasumber dan tidak mewakili posisi BeInCrypto. Narasumber dapat membahas proyek, perusahaan, atau token yang terafiliasi dengan mereka; setiap penyebutan semacam itu hanya dimaksudkan sebagai konteks dan bukan merupakan dukungan. Tidak ada bagian dari konten ini yang merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan berkonsultasilah dengan profesional yang berkualifikasi sebelum bertindak atas hal apa pun yang dibahas.

Disponsori
Disponsori