Terkait topik iniDewan Intelijen Pasar

AS Reli Bitcoin dan Iran Menjatuhkannya dalam 24 Jam Dramatis untuk Aset Kripto

Harga Bitcoin memulai hari Jumat, 1 Oktober, di US$84.000. Setelah itu, data pekerjaan AS yang mengecewakan dan peluang kenaikan suku bunga The Fed yang menurun memicu reli bullish pada BTC, hingga token ini mendekati US$87.000.

Tapi, Bitcoin menutup hari di harga yang sama seperti saat dibuka, setelah menambah dan kehilangan kapitalisasi sebesar US$50 miliar hanya dalam sehari. Jadi, apa penyebab volatilitas ini?

Menurut lembaga maritim Inggris, Iran menyerang kapal tanker minyak raksasa di Hormuz, sehingga menjadi serangan tanker keenam pekan ini. Harga minyak hampir tidak bergerak, tapi pasar kripto langsung bereaksi besar-besaran.

Performa Harga Bitcoin dan Minyak pada Hari Jumat
Performa Harga Bitcoin dan Minyak pada Hari Jumat | Sumber: TradingView

Hormuz Tetap Menjadi Faktor Penentu bagi Pasar

United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO), pusat pemantau ancaman terhadap kapal dagang yang dikelola oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris, mengeluarkan peringatannya pada hari Jumat.

Disponsori
Disponsori

Kapten kapal tanker melaporkan insiden tersebut pada pukul 11:22 UTC saat sedang perjalanan keluar. Akibat serangan itu, terjadi kebakaran kecil dan listrik di kapal padam.

Kru berhasil memadamkan api dan kapal tetap berlayar. UKMTO melaporkan tidak ada korban jiwa atau pencemaran lingkungan.

Lembaga tersebut tidak menyebutkan nama kapal maupun penyerangnya. Postingan yang viral di X (Twitter) menyalahkan Iran. UKMTO hanya mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki insiden ini.

Sehari sebelumnya, supertanker Kazimah III berbendera Kuwait juga terbakar setelah terkena serangan serupa. Selama bulan September, kapal-kapal di selat ini setidaknya mengalami 16 serangan, menurut Seatrade.

Mengapa Harga Minyak Tetap Stabil Sementara Bitcoin Turun

Data Binance menunjukkan harga Bitcoin ditolak di sekitar US$87.000 untuk ketiga kalinya dalam dua pekan, setelah sebelumnya menyentuh puncak pada 22 dan 23 September.

Performa Harga Bitcoin. Sumber: BeInCrypto
Performa Harga Bitcoin | Sumber: BeInCrypto

Kondisi minyak mentah justru lebih tenang. Minyak mentah spot AS diperdagangkan di sekitar US$93,70 dan Brent spot sekitar US$106,30, yang masing-masing naik kurang dari 0,25% pada candle terakhir.

Sebelumnya pada hari Jumat, harga Brent futures sudah turun 2,89% ke US$99,35, menurut The National. Laporan bahwa Uni Eropa dan anggota International Energy Agency (IEA) mempertimbangkan pelepasan cadangan mereka mendorong penurunan ini.

“Pengerahan militer AS yang diperbarui ke kawasan tersebut menjaga risiko tetap tinggi,” tutur Daniel Richards, ekonom senior di Emirates NBD.

Pengerahan tersebut pun semakin bertambah. Washington telah mengirimkan dua baterai rudal Patriot tambahan ke Arab Saudi dan Qatar serta mengerahkan satu kelompok kapal induk baru ke kawasan tersebut, Axios melaporkan.

Presiden Donald Trump juga menyatakan sedang mempertimbangkan pengeboman lagi, sebuah ancaman yang sudah membayangi pasar minyak dan Bitcoin selama beberapa pekan.

Trader kini menghadapi ujian apakah Bitcoin mampu menembus US$87.000 sementara situasi selat masih memanas.

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori