Masih ingat Caroline Ellison? CEO Alameda yang membantu Sam Bankman-Fried mencuri dana pelanggan FTX sebesar US$8 miliar. Setelah menjalani hukuman penjara selama 2 tahun, kini ia melakukan kerja amal dengan nama “Carol”.
Co-founder Manifund, Austin Chen, mengungkapkan pada hari Jumat bahwa mantan CEO Alameda Research itu kini bekerja penuh waktu di sana. Manifund adalah platform hibah nonprofit yang mendanai proyek effective altruism dan keamanan artificial intelligence. Platform ini menjanjikan transparansi radikal dengan mempublikasikan keuangan, data, dan kode sumber mereka.
Janji Transparansi dan Perekrutan Tersembunyi
Menurut laporan, Ellison mulai magang kerja pada 13 Juli dan resmi menjadi pegawai penuh waktu pada 10 Agustus. Selama dua bulan itu, ia membagikan update dan menangani dukungan pengguna sebagai Carol.
Chen meminta maaf atas penggunaan nama samaran namun tetap membela keputusan tersebut. Secara umum, ia lebih menekankan soal kesempatan kedua dibandingkan riwayat pekerjaan Ellison.
“Saya percaya pada penebusan. Caroline sudah mengakui kesalahannya, berupaya mengganti kerugian kreditur, dan sudah menjalani masa hukumannya di penjara,” tulisnya di sini.
Chen juga memberi kredit pada FTX Future Fund, yaitu bagian filantropi exchange FTX, karena telah membiayai berbagai proyek yang pernah ia jalankan dan mempengaruhi cara Manifund mendistribusikan hibahnya.
Kelebihan praktis Ellison ada pada urusan pembukuan. Chen menuturkan ia telah membangun tools rekonsiliasi yang berhasil mendeteksi transaksi salah catat bernilai ratusan ribu dolar. Catatan internal Alameda pernah menyembunyikan sekitar US$8,7 miliar setoran pelanggan yang hilang.
Kehidupan Baru Caroline Ellison Setelah FTX
Commodity Futures Trading Commission (CFTC) menutup kasus perdata terhadap Ellison pada 19 Agustus, menurut laporan BeInCrypto. Ellison menerima larangan trading selama lima tahun dan larangan pendaftaran selama 10 tahun tanpa denda tambahan.
Regulator menyebutkan bahwa ia telah bekerja sama penuh dan sudah ada sitaan pidana senilai US$11,02 miliar yang tercatat.
Perintah terpisah dari Securities and Exchange Commission (SEC) juga melarangnya menduduki posisi pejabat dan direktur di perusahaan publik, seperti yang tercatat waktu ia keluar dari penjara pada Januari lalu. Tapi, pekerjaan di organisasi nonprofit tidak termasuk pelarangan tersebut.
Di sisi lain, kasus FTX masih belum menemukan akhir. Pada hari yang sama, pihak recovery trust FTX meminta hakim di Delaware untuk mencegah dua penggugat menghidupkan kembali teori penipuan lama demi mendapatkan tambahan pembayaran.
Pihak trust sudah mengirimkan lebih dari US$11 miliar kepada kreditur melalui skema yang dirancang untuk menyelesaikan klaim mereka secara kolektif. Perseteruan ini akan bergulir lagi pada 20 Oktober.









