Arthur Hayes sudah melepas aset “holy trinity”-nya yaitu HYPE, NEAR, dan ZEC saat pasar kripto turun, namun ia masih menyimpan Worldcoin (WLD) dan secara terbuka mengharapkan harganya naik. Data kelompok on-chain memperlihatkan alasan mengapa aset yang masih ia pegang ini berbeda, dan apa tanda-tanda kalau ia pun siap melepaskannya.
Ketiga aset yang dia jual memang sudah sejalan dengan pergerakan dana besar. Worldcoin menjadi satu-satunya aset dengan posisi yang masih berlawanan arah, sehingga ini menjadi poin yang patut diperhatikan.
Apa yang Arthur Hayes Jual, dan Apa yang Masih Ia Pegang
Hayes, co-founder BitMEX, pada 4 Juni mengumumkan bahwa ia telah menjual seluruh posisinya di HYPE dan NEAR, serta berjanji akan memberikan penjelasan lebih lanjut lewat esai berjudul “Reality Test.”
Ia menyebutkan kenaikan harga energi akibat perang Iran, gelombang IPO AI, dan perkiraan puncak pasar antara sekarang sampai September sebagai alasannya.
Sehari setelahnya, ia juga keluar dari ZEC, setelah bug krusial muncul di pool Orchard Zcash. Ia menyampaikan keputusan ini bersifat kondisional dan akan meninjau ulang, serta bisa membeli kembali di harga lebih rendah jika asumsinya terbukti keliru.
Worldcoin adalah satu-satunya aset yang masih ia simpan. Hayes menuturkan dirinya tetap memegang WLD hingga listing SpaceX nanti, di mana dana investasinya menganggapnya sebagai proxy high-beta untuk gelombang IPO AI.
Tersisa satu pertanyaan: Jika ia menjual ketiga aset lain saat pasar anjlok, apa yang membuat dia bertahan di Worldcoin, dan apa yang bisa mengubah keputusannya?
Token yang Ia Jual Sudah Mulai Didistribusikan
Setiap token yang Hayes lepaskan, posisi holder besar memang sudah mulai turun, sehingga aksi jual Hayes bergerak sejalan dengan arus uang besar, bukan malah melawannya.
Mau dapat insight token seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.
Pada NEAR, para whale di pasar perpetual sangat net short dan sudah menikmati profit, sedangkan data arus masuk exchange menandakan distribusi sedang berlangsung.
Indeks smart money token ini—indikator yang menyorot posisi trader berpengalaman seperti Hayes—telah berbalik sejak awal Juni, seiring harga turun dari atas US$3,08. Pergerakan ini sangat mirip dengan waktu jual miliknya.
HYPE juga menunjukkan kecenderungan serupa, namun tekanannya lebih kuat. Whale di Hyperliquid tercatat net short sekitar US$53 juta, sementara para trader cerdas dan tokoh publik masih bertahan pada posisi long.
Meski begitu, arus masuk exchange mencapai 2,5 kali lebih tinggi dari rata-rata, menandakan distribusi, serta indeks smart money-nya juga mengalami penurunan dari zona US$75.
Zcash menjadi kasus yang agak berbeda. Hayes menjual setelah munculnya bug Orchard, dan jumlah smart money ZEC menurun sekitar 4% dalam waktu 24 jam, bergerak mengikuti langkahnya. Tetapi kelompok whale justru naik sekitar 11% dan alamat top-100 bertambah lebih dari 24%, menandakan holder besar justru memborong saat harga jatuh.
Pada ZEC, dia bergerak bersama smart money tetapi berlawanan dengan whale, yang sesuai dengan lindung nilainya sendiri agar dia bisa membeli kembali.
Mengapa Hayes Masih Memegang Worldcoin
Worldcoin membalik pola tersebut. Sementara tiga aset kripto yang ia jual menunjukkan distribusi, posisi WLD masih mendukung untuk tetap hold, sejalan dengan pandangan bullish-nya.
Di Hyperliquid, setiap klaster holder WLD tercatat net long. Figur publik, whale, dan trader pintar semuanya masih memegang posisi long, tidak seperti setup yang condong ke short di HYPE dan NEAR.
Jumlah pasokan yang dipegang whale di luar exchange juga naik dalam beberapa jam perdagangan terakhir, dari sekitar 9,61 miliar menjadi 9,63 miliar token, menandakan ada akumulasi meski kecil.
Jika melihat arusnya, memang ada variasi tetapi cenderung positif. Beberapa wallet smart money sudah mengambil untung on-chain, tapi arus keluar dari exchange tetap di atas rata-rata, dan arus masuk dari wallet baru melonjak tinggi melampaui level normal, menandakan munculnya pembeli baru.
Berbeda dengan HYPE dan NEAR, Worldcoin tidak menunjukkan pelemahan arus secara luas.
Apakah Dia Akan Jual? Sinyal yang Perlu Dipantau
Sampai saat ini, data mendukung keputusan Hayes untuk terus memegang WLD. Sinyal paling jelas ke depannya adalah posisi smart money pada WLD. Selama klaster-klaster itu masih mempertahankan posisi long, setup ini tetap mendukung untuk hold sampai listing.
Jika mulai melemah, gambarnya bisa berubah. Jika indeks smart money WLD mulai turun seperti NEAR dan HYPE di awal Juni, itu menjadi sinyal pertama bahwa koin yang dipertahankan mulai menyerupai tiga aset kripto yang sudah ia jual.
Keputusan keluar dari ZEC menunjukkan seberapa cepat dia bertindak begitu tesis berubah, karena ia langsung menjual satu hari setelah masalah bug Orchard.
Untuk saat ini, pemisahan tersebut masih bertahan. Arthur Hayes sudah menjual tiga koin di mana big money memang sudah mulai meninggalkan pasar. Tetapi, dia tetap pegang satu koin di mana semua klaster masih aktif masuk.
Keseimbangan inilah yang membuat taruhan Hayes pada Worldcoin menjadi masuk akal, bukan sekadar berbeda arus. Hal ini juga memudahkan untuk menentukan sinyal keluar. Hari di mana klaster WLD mulai berubah seperti HYPE dan NEAR, itu juga hari di mana alasannya untuk hold mulai berkurang.
Sampai saat itu datang, dia masih bertahan pegang, dan posisi pasar masih mendukungnya.





